Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Film Bukan Cinta Malaikat Bakal Tayang! Siap-siap Baper!

Bagaimana jika suatu hari ada seseorang yang menyatakan cinta padamu? Pasti berbunga-bunga dong. Eh tapi apa jadinya bila cinta yang dialami justru terbelit tali yang rumit? Nah gaes, bagi yang suka sama film nuansa romance namun berbalut religi, ada lagi nih film teranyar yang pemainnya berasal dari Indonesia dan Malaysia. Wah, pasti keren dong ya! Yups, Film Bukan Cinta Malaikat akan siap meluncur pada 13 Juli 2017 nanti. Film produksi Ganesha Perkasa Films ini akan memanjakan mata penonton dengan menyuguhkan latar belakang Mekah, Madinah, Indonesia, dan Malaysia. Dan tentu saja dengan pemain professional asal Indonesia dan negeri Jiran, Malaysia. Film ini mengisahkan tentang Reyhan (Fachri Albar) yang merupakan seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang tengah bertugas di daerah konflik Timur Tengah. Kisah cintanya dimulai saat ia berjumpa dengan Dewi (Nora Danish) yang ditolongnya saat tengah menjalankan ibadah umrah di Madinah. Pertemuan keduanya menyisakan perasaan

Film Rafathar, Film Ala Barat Rasa Nusantara

Halo semua para pecinta film. Berawal dari kegabutan tengah malem, gue nyari-nyari film kece nih yang bakal tayang, dan ternyata setelah stalking, ogut jadi tertarik buat bahas filmnya anak Raffi Ahmad, yups Film Rafathar! Sebuah film terbaru akan hadir membawa warna baru di kancah perfilman tanah air. Film teranyar ini berjudul Rafathar. Sebuah film yang mengangkat kisah seorang superbaby yang memiliki kekuatan luar biasa. Setelah gue nonton triler film ini, gue pikir ini film berbeda dari film lainnya karena merupakan film tentang bayi super pertama di Indonesia. Kelucuan akan aksi dari Rafathar menjadi daya tarik dalam film ini. Betapa tidak, tiap pola tingkah lucunya membuat film ini menjadi segar untuk ditonton bersama keluarga. Terlebih mendekati Harkitnas yang jatuh pada 20 Mei, ini merupakan momentum era kebangkitan film anak. Selain menonjolkan kelucuan Rafathar, film ini juga menyuguhkan kebudayaan Betawi dengan adanya Ondel-Ondel raksasa yang dikonsep unik. Film be

Intip Yuk Kisah Seru Aldi Maldini, Ria Ricis, Syifa Hadju, dan Billa Barbie di Film Selebgram!

Apa jadinya bila para selebgram bermain film? Itulah pengalaman seru Ria Ricis dan Billa Barbie. Fil m Selebgram adalah film pertama mereka. Terlebih bisa beradu akting dengan selebriti kawakan seperti Opie Kumis, Joe Project Pop, dan lainnya pun menjadi tantangan baru bagi keduanya. Begitu pula yang dirasakan Aldi Maldini dan Syifa Hadju yang sudah sering bermain sinetron namun kini menjajaki dunia film. Selalu ada hal baru bagi mereka. Apalagi di film ini, Syifa Hadju memerankan sosok gadis tuna wicara. "Tantangannya saat memerankan gadis tuna wicara dan menggunakan bahasa isyarat. Kebetulan juga ada yang melatihnya," kata Syifa Hadju pada Press Conference Film Selebgram di Kuningan City XXI, Jakarta (6/5). Hal yang sama juga dirasakan Ria Ricis ketika harus menghafal dialog. "Dalam film ini kan aku berperan sebagai kakaknya Cello yang menerjemahkan bahasa isyarat. Aku tuh suka lupa orangnya..." ujar Ria Ricis sambil tertawa. Bagi Billa Barbie, tantang

Siap-Siap! Film MEMBABI-BUTA Akan Menyapa Anda

Suka tantangan? Kalian wajib nonton Film MEMBABI-BUTA. Sebuah film bergenre thriller terbaru yang dibintangi Prisia Nasution ini akan membuat jantung Anda deg-degan. Pasalnya film ini penuh teka-teki yang akan membuat Anda penasaran. Film MEMBABI-BUTA karya sutradara Joel Fadly ini bercerita tentang Mariatin (Prisia Nasution) yang merupakan seorang pembantu baru di sebuah rumah tanpa cahaya, yang mana dihuni oleh 2 wanita tua bersaudara, Sundari (Ivanka Suwandi), dan Sulasemi (Lenny Charlotte) yang sikap keduanya sangat aneh dan misterius. Bersama putri kecilnya, Asti (Aurellia Ramadhani Wijaya), Mariatin berusaha bekerja dengan sebaik mungkin meski hatinya selalu gundah dengan suasana rumah yang nampak mencekam. Belum lagi kebiasaan "Ndoro-ndoronya" yang menurut Mariatin aneh dan janggal. Mulai dari benda-benda antik, foto-foto di rumah tersebut, sampai tembang kesukaan Sulasemi yang selalu mendengarkan "Megantruh" yang artinya "Memenggal Nyawa".